Loading...

Minggu, 18 November 2012

Makna Gambar dalam Lambang Provinsi Lampung

  • Bentuk Perisai dengan Pita menjurai menjurai bertuliskan Sang Bumi Ruma, serta Akasara Lampung, gambar Daun dan buah Lada, Payung dan Gong.
  • Perisai persegi lima mempunyai arti Kesanggupan mempertahankan cita dan membina pembangunan rumah tangga yang didiami oleh unsur golongan masyarakat untuk mencapai masyarakat makmur, adil berdasarkan Pancasila.
  • Pita Sang Bumi Ruwa Jurai Sang Bumi = Rumah Tangga Agung yang berbilik-bilik.
  • Ruwa Jurai = dua unsur golongan masyarakat yang berdiam di wilayah Provinsi Lampung.
  • Aksara Lampung berbunyi : “LAMPUNG”
  • Daun Lada 17 lembar, melambangkan tanggal 17,
  • Buah Lada 8 biji melambangkan bulan Agustus,
  • Setangkai padi berjumlah 45, melambangkan tahun 1945.
  • Buah lada dan setangkai padi melambangkan hari kemerdekaan pada tanggal 17-8-1945.
  • Biji Lada 64, melambangkan terbentuknya Provinsi Lampung tahun 1964.
  • Laduk, melambangkan Golok rakyat serba guna.
  • Payam, melambangkan Tumbak pusaka tradisional.
  • Gong, melambangkan alat seni budaya, sebagai pemberitahuan dimulainya karya besar dan sebagai alat menghimpun masyarakat untuk bermusyawarah.
  • Siger, melambangkan mahkota keagungan adat budaya dan tingkat kehidupan terhormat.
  • Payung, Jari payung 17, bagian ruas tepi 8 garis batas, ruas 19 dan rumbay payung 45, melambangkan Negara RI diproklamasikan tanggal 17-08-1945.
  • Payung jurai melambangkan Provinsi Lampung tempat semua jurai berlindung.
  • Tiang dan bulatan puncak payung melambangkan satu cita membangun bangsa dan Negara RI dengan ridho Tuhan Yang Maha Esa.

# Arti Warna dalam Lambang Provinsi Lampung

  • Hijau melambangkan dataran tingggi yang subur untuk tanaman musim.
  • Coklat melambangkan Dataran rendah yang subur untuk sawah dan ladang.
  • Biru melambangkan Kekayaan sungai dan lautan yang merupakan sumber perikanan dan kehidupan para nelayan.
  • Putih melambangkan Kesucian dan keikhlasan hati masyarakat.
  • Kuning tua, muda, emas melambangkan Keagungan dan kejayaan serta kebesaran cita dan masyarakat untuk membangun daerah dan negaranya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar